Biaya Kuliah ITB (Institut Teknologi Bandung) Update Terbaru

Biaya Kuliah ITB | Biaya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) selalu menjadi perhatian utama bagi calon mahasiswa dan orang tua yang berencana menyekolahkan anak mereka di salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, biaya kuliah ITB telah mengalami perubahan signifikan, mengikuti dinamika perkembangan ekonomi dan kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, informasi terbaru mengenai biaya kuliah ITB sangat penting agar calon mahasiswa dan keluarga dapat merencanakan keuangan dengan baik.

Tetapi jangan khawatir, ITB juga memberikan berbagai jenis beasiswa dan bantuan keuangan kepada mahasiswa yang berprestasi atau memiliki kondisi ekonomi yang memerlukan.

Informasi mengenai beasiswa ini juga merupakan hal yang penting untuk dipertimbangkan oleh calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di ITB. Dengan beasiswa yang tepat, biaya kuliah ITB dapat menjadi lebih terjangkau.

Dalam artikel ini, Mimin Remajakampus.com akan membahas secara rinci tentang biaya kuliah ITB, termasuk perubahan terbaru dan jenis beasiswa yang tersedia. Kami akan memberikan informasi yang akurat dan terkini sehingga calon mahasiswa dan keluarga mereka dapat merencanakan keuangan dengan baik dan memilih jalur pendanaan yang sesuai.

Simak artikel berikut iini dengan teliti supaya tidak salah menghitung keunangan Kalian!

Biaya Kuliah ITB Jalur SNBP


Biaya pendidikan per semester bagi mahasiswa yang diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dalam bentuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) adalah sebagai berikut:

Bagi mahasiswa yang diterima melalui jalur Non SBM, tarif UKT untuk semester pertama adalah Rp 0, yang berarti mereka tidak dikenai biaya kuliah. Kemudian, pada semester kedua, biaya UKT naik menjadi Rp 1.000.000. Pada semester-semester berikutnya, tarif UKT meningkat seiring tingkat semester, dengan UKT 3 sebesar Rp 5.000.000, UKT 4 sebesar Rp 8.750.000, dan UKT 5 sebesar Rp 12.500.000.

Sementara itu, mahasiswa yang diterima melalui jalur Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) juga mendapatkan kebijakan UKT yang berbeda. Pada semester pertama, mereka juga dibebaskan dari biaya kuliah dengan tarif UKT 1 sebesar Rp 0. Pada semester kedua, mahasiswa SBM dikenai biaya kuliah ITB atau UKT sebesar Rp 1.000.000. Pada semester selanjutnya, biaya UKT SBM mengalami peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan dengan mahasiswa Non SBM, dengan tarif UKT 3 sebesar Rp 8.000.000, UKT 4 sebesar Rp 14.000.000, dan UKT 5 sebesar Rp 20.000.000.

Untuk lebih jelasnya liat tabel berikut ini:

FAKULTASUKT 1UKT 2UKT 3UKT 4UKT 5
Non-SBM01.000.0005.000.0008.750.00012.500.000
SBM01.000.0008.000.00014.000.00020.000.000

Calon mahasiswa SNBP (sebelumnya SNMPTN) yang memegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) akan mendapatkan manfaat berupa pembebasan biaya kuliah atau penerimaan UKT1 dengan nominal Rp0,-. Ini merupakan langkah positif dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Bagi calon mahasiswa yang merasa membutuhkan keringanan dalam membayar UKT 5, mereka dapat mengajukan permohonan beasiswa UKT saat proses Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB yang dilakukan secara daring melalui laman Akademik.

Untuk pengajuannya Kalian harus melakukan pengunggahan dokumen-dokumen yang menjadi bukti kemampuan ekonomi mahasiswa untuk mendapatkan keringanan biaya UKT. ITB akan melakukan verifikasi terhadap dokumen-dokumen tersebut dan menentukan besaran UKT yang harus dibayar oleh mahasiswa berdasarkan hasil verifikasi tersebut.

Penting untuk dicatat bahwa ITB tidak memberlakukan kebijakan penundaan pelunasan UKT. Namun, mahasiswa yang menghadapi kesulitan dalam pembayaran UKT dapat mengajukan permohonan pembayaran secara mencicil.

Untuk pembayaran secara mencicil ini ada 2 model yaitu:

Periode pembayaran dalam 2 (dua) kali cicilan selama 1 (satu) semester adalah sebagai berikut:

Pembayaran pertama harus dilakukan sebesar 50% dari Biaya Pendidikan Penuh (BPP) sebelum hari pertama perkuliahan semester dimulai, sesuai dengan jadwal akademik yang berlaku.

Pembayaran kedua sebesar 50% dari BPP harus diselesaikan paling lambat pada minggu kedelapan perkuliahan semester, mengikuti jadwal akademik yang berlaku.

Sementara itu, untuk periode pembayaran dalam 3 (tiga) kali cicilan selama 1 (satu) semester, berlaku ketentuan berikut:

Pembayaran pertama sebesar 40% dari BPP harus diselesaikan sebelum hari pertama perkuliahan semester dimulai, mengikuti jadwal akademik yang berlaku.

Pembayaran kedua sebesar 30% dari BPP harus diselesaikan paling lambat pada minggu kedelapan perkuliahan semester, sesuai dengan jadwal akademik yang berlaku.

Pembayaran ketiga sebesar 30% dari BPP harus dilakukan sebelum hari pertama Ujian Akhir Semester sesuai dengan jadwal akademik yang berlaku pada tahun yang bersangkutan.

Dengan struktur biaya kuliah ITB atau UKT yang berbeda ini, mahasiswa ITB perlu memahami perbedaan tarif UKT antara jalur Non SBM dan SBM agar dapat merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik ketika memasuki perguruan tinggi ini.

Selain itu, informasi ini juga membantu calon mahasiswa ITB dalam menentukan jalur penerimaan yang sesuai dengan kondisi keuangan mereka.

Baca Juga : Akreditasi ITB

Biaya Kuliah ITB Jalur SNBT (SBMPTN)

Biaya kuliah ITB per semester bagi mahasiswa yang diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dalam bentuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) sama dengan jalur SNBP. Untuk lebih jelaskan sebagai berikut:

Untuk mahasiswa yang diterima melalui jalur Non SBM, pada semester pertama, mereka tidak akan dikenai biaya kuliah (UKT sebesar Rp 0). Namun, pada semester kedua, biaya UKT akan dimulai dengan tarif sebesar Rp 1.000.000. Kemudian, pada semester-semester berikutnya, tarif UKT akan bertambah seiring meningkatnya tingkat semester. UKT semester 3 sebesar Rp 5.000.000, UKT semester 4 sebesar Rp 8.750.000, dan UKT semester 5 sebesar Rp 12.500.000.

Di sisi lain, mahasiswa yang diterima melalui jalur Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) memiliki kebijakan UKT yang berbeda. Pada semester pertama, mereka juga akan dibebaskan dari biaya kuliah dengan tarif UKT 1 sebesar Rp 0. Namun, pada semester kedua, mahasiswa SBM akan dikenai biaya UKT sebesar Rp 1.000.000. Pada semester berikutnya, biaya UKT SBM akan mengalami peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan dengan mahasiswa Non SBM. UKT semester 3 sebesar Rp 8.000.000, UKT semester 4 sebesar Rp 14.000.000, dan UKT semester 5 sebesar Rp 20.000.000.

Tabel Biaya Kuliah ITB jalur SNBT:

FAKULTASUKT 1UKT 2UKT 3UKT 4UKT 5
Non-SBM01.000.0005.000.0008.750.00012.500.000
SBM01.000.0008.000.00014.000.00020.000.000

Seperti halnya mahasiswa yang keterima jalur SNBP, pada jalur SNBT ini mahasiswa yang memiliki KIP-K juga di besaskan dari Biaya kuliah ITB.

Selain itu juga di perbolehkan untuk mengajukan pembayaran UKT dengan mencicil seperti yang di jelaskan di atas tadi.

Tabel UKT per Program Studi ITB 2023

Biaya Kuliah ITB Jalur SNBT
Biaya Kuliah ITB 1

Biaya Kuliah ITB SNBT
Biaya Kuliah ITB 2

Baca Juga : Jurusan Sepi Peminat di ITB

Biaya Kuliah ITB Jalur Mandiri

Untuk biaya kuliah ITB mahasiswa yang daftar lewat jalur mandiri, berikut ini penjjelasan detailnya.

Biaya pendaftaran Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) tahun 2023 adalah sebesar Rp. 500.000, dan biaya ini sudah mencakup ujian menggambar bagi calon mahasiswa yang tertarik dengan program FSRD. Pada proses pendaftaran, calon mahasiswa SM-ITB dapat memilih hingga tiga pilihan fakultas, sekolah, atau program studi yang mereka minati.

Tentu, ada berita baik bagi calon mahasiswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dalam Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB). Mereka akan mendapatkan keringanan biaya kuliah yang signifikan. Bagi pemilik KIP-K, biaya kuliah atau UKT1 mereka akan dihapuskan sepenuhnya, artinya mereka tidak perlu membayar biaya kuliah dan tidak akan dikenakan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Selain opsi tersebut, calon mahasiswa juga memiliki alternatif pembayaran UKT yang lebih rendah daripada UKT5. Pilihan ini dapat membantu mereka merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik, dan berikut adalah opsi biaya kuliah ITB atau UKT yang tersedia:

  1. UKT2: Biaya sebesar Rp. 1.000.000,- per semester.
  2. UKT3: Biaya sebesar Rp. 12.500.000,- per semester.
  3. UKT4: Biaya sebesar Rp. 20.000.000,- per semester.

Ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memilih opsi UKT yang sesuai dengan situasi keuangan mereka, menjadikan pendidikan di ITB lebih terjangkau, dan memastikan bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengejar pendidikan tinggi berkualitas.

Bagi calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima melalui Seleksi Mandiri di Institut Teknologi Bandung (ITB), ada kesempatan untuk mengajukan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang lebih rendah dari UKT5. Hal ini berlaku termasuk untuk calon mahasiswa pemegang Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K). Untuk mengajukan UKT yang lebih rendah, calon mahasiswa dapat menggunakan formulir yang akan tersedia di laman resmi ITB, yaitu https://admission.itb.ac.id.

Dalam pengajuan UKT yang lebih rendah, calon mahasiswa diwajibkan untuk menyertakan data pendukung yang mencakup informasi tentang kemampuan ekonomi keluarga. Data ini sangat penting sebagai dasar pertimbangan pihak ITB dalam menentukan besaran UKT yang sesuai dengan kondisi ekonomi calon mahasiswa dan keluarganya.

Proses pengumuman persetujuan pengajuan UKT di bawah UKT5 akan dilakukan sebelum masa pendaftaran ulang dimulai. Hal ini memberikan kepastian kepada calon mahasiswa, sehingga mereka dapat mengetahui apakah permohonan mereka diterima sebelum melakukan pendaftaran ulang. Dengan demikian, calon mahasiswa dapat merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik dan sesuai dengan ketersediaan dana.

Tabel biaya kuliah ITB jalur mandiri:

FakultasUKT 5Iuran Tambahan
Non-SBM25.000.000Minimum Rp. 25.000.000
SBM25.000.000Minimum Rp. 40.000.000

Biaya Kuliah ITB Kelas Internasional

Biaya Pendaftaran untuk Program Sarjana Internasional ITB adalah sebesar IDR 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) bagi warga negara Indonesia atau sekitar USD 90 (sembilan puluh Dolar Amerika) bagi warga negara asing. Prosedur pembayaran biaya pendaftaran dapat ditemukan di akun masing-masing peserta. ITB tidak akan mengembalikan pembayaran biaya pendaftaran atas alasan apapun.

Biaya kuliah bagi mahasiswa Program Sarjana Internasional ITB dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Biaya Kuliah ITB Kelas Internasional
Biaya Kuliah ITB Kelas Internasional

Rincian Pembayaran UKT dan Keringanan UKT

Rincian Lengkap Pembayaran UKT di ITB

Berikut ini adalah rincian biaya kuliah ITB yang harus di lunasi. Kami akan menjelaskan berbagai aspek, mulai dari biaya kuliah ITB hingga opsi bantuan keuangan yang tersedia untuk membantu mahasiswa dalam merencanakan keuangan mereka.

1. Biaya Kuliah ITB Berdasarkan Fakultas/Sekolah

  • Fakultas/Sekolah FMIPA, SITH, SF, FITB, FTTM, STEI, FTSL, FTI, FTMD, SAPPK, dan FSRD mematok Uang Kuliah Tunggal sebesar Rp. 12.500.000,- per semester.
  • Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) menetapkan biaya Uang Kuliah Tunggal sebesar Rp. 20.000.000,- per semester.

2. Pembayaran UKT dan Nomor Induk Mahasiswa (NIM)

  • Calon mahasiswa ITB wajib membayar UKT sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan. Pembayaran ini penting untuk proses administrasi akademik dan pemberian Nomor Induk Mahasiswa (NIM).

3. Pembebasan UKT dan Beasiswa

  • ITB memberikan pembebasan UKT bagi calon mahasiswa yang memenuhi syarat memiliki Kartu Indonesia Pintar-Kuliah.
  • Beasiswa UKT juga tersedia bagi calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu.

4. Skema Cicilan UKT

  • ITB memberikan skema cicilan pembayaran UKT bagi mahasiswa yang membutuhkan. Ini membantu mahasiswa dalam mengelola biaya kuliah secara lebih terjangkau.

5. Pembayaran UKT Tahap Pertama

  • Calon mahasiswa yang ingin mengajukan beasiswa UKT atau cicilan UKT wajib melakukan pembayaran UKT tahap pertama sebesar Rp. 5.000.000,- pada tanggal yang telah ditentukan. Ini juga penting untuk administrasi akademik dan pemberian NIM.

6. Penyesuaian UKT Berdasarkan Keputusan Beasiswa

  • Jika keputusan besaran UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa lebih kecil dari Rp. 5.000.000,-, maka kelebihan pembayaran UKT akan dikembalikan melalui mekanisme yang akan diumumkan.
  • Sebaliknya, jika keputusan besaran UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa lebih besar dari Rp. 5.000.000,-, maka kekurangan pembayaran UKT harus dibayarkan sesuai jadwal yang akan diberitahukan setelah pengumuman keputusan pengajuan beasiswa UKT.

Iuran Pengembangan Institusi ITB

  1. Kesempatan Berkontribusi bagi Calon Mahasiswa SBMPTN
    ITB memberikan peluang bagi calon mahasiswa lulusan SBMPTN untuk berpartisipasi dalam membantu keluarga mahasiswa ITB yang kurang mampu. Caranya adalah melalui Iuran Pengembangan Institusi.
  2. Iuran Pengembangan Institusi untuk Beasiswa UKT
    Semua dana yang terkumpul dari Iuran Pengembangan Institusi yang diberikan oleh mahasiswa yang diterima melalui jalur SBMPTN sepenuhnya dialokasikan sebagai beasiswa UKT bagi mahasiswa ITB yang berasal dari keluarga yang ekonominya terbatas.
  3. Iuran Pengembangan Institusi Bersifat Sukarela
    Penting untuk dicatat bahwa Iuran Pengembangan Institusi bagi mahasiswa yang diterima melalui SBMPTN adalah bersifat sukarela. Artinya, calon mahasiswa dapat memilih apakah ingin berkontribusi atau tidak.
  4. Cara Kontribusi Sukarela
    Calon mahasiswa yang ingin berpartisipasi dapat dengan mudah memilih Iuran Pengembangan Institusi secara sukarela melalui laman Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru ITB. Langkah ini memungkinkan calon mahasiswa untuk berbagi dalam membantu rekan-rekan mahasiswa yang membutuhkan.
  5. Jadwal Pembayaran dan Informasi Lengkap
    Pembayaran Iuran Pengembangan Institusi dilakukan pada tanggal 11 hingga 15 Juli 2022, bersamaan dengan pembayaran UKT. Perlu diingat bahwa kode pembayaran yang digunakan berbeda dengan kode pembayaran UKT. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pembayaran dapat ditemukan di laman berikut: Tatacara Pembayaran Iuran Pengembangan Institusi.

Cara Mengajukan Permohonan Beasiswa UKT

Untuk Kalian yang ingin mengajukan beasiswa UKT di ITB. Berikut ini adalah dokumen-dokumen yang harus Kalian siapkan supaya permohonan bisa di setujui:

1. Kartu Keluarga ASLI

  • Pastikan Kartu Keluarga mencantumkan nama calon mahasiswa.
  • Jika alamat tempat tinggal tidak sesuai dengan yang tercantum di Kartu Keluarga, Anda dapat melampirkannya dengan Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan.

2. Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) atau Kartu Keluarga Sejahtera

  • Jika Anda memiliki KIP-K, unggahlah KIP-K sebagai bukti.

3. Bukti Pembayaran Rekening Listrik

  • Gunakan aplikasi PLN Mobile sesuai petunjuk yang tersedia dalam pengumuman.

4. Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/Wali atau Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pribadi terakhir

  • Dikeluarkan oleh Perusahaan Tempat Bekerja, atau
  • Dikeluarkan oleh Pemberi Pekerjaan/RT/RW dengan format yang disediakan ITB di laman Kit Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru ITB 2023.

5. Dokumen Informasi Tempat Tinggal

  • Pastikan alamat sesuai dengan yang tercantum pada Kartu Keluarga/Surat Keterangan Domisili.
  • Pilih salah satu dari dokumen berikut:
    a. Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Terbaru dengan mencantumkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
    b. Perjanjian/Kuitansi Pembayaran Kontrak/Sewa tempat tinggal.
    c. Surat Keterangan Rumah Dinas dari instansi terkait.
    d. Surat Keterangan Menumpang dari Pemberi Tumpangan.

Pastikan Anda mengunggah dokumen-dokumen ini sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan. Persiapkan dengan baik agar proses permohonan beasiswa UKT ITB dapat berjalan lancar.

Cara mengajukan Cicilan UKT

ITB telah memperkenalkan opsi pembayaran UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang lebih mudah dan fleksibel bagi calon mahasiswa baru. Ingin tahu lebih banyak? Berikut adalah informasi terkait pembayaran UKT melalui skema cicilan di ITB:

1. Pilihan Cicilan

  • Calon mahasiswa baru ITB memiliki dua pilihan untuk mengajukan pembayaran UKT melalui skema cicilan, yaitu 2 (dua) kali atau 3 (tiga) kali.

2. Cicilan Pertama

  • Pembayaran pertama harus sebesar Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah) dan wajib dibayarkan pada tanggal yang telah ditentukan. Ini adalah langkah awal untuk memastikan Anda terdaftar di ITB.

3. Jadwal Cicilan Kedua

  • Pembayaran cicilan kedua akan jatuh pada minggu ke delapan perkuliahan semester berjalan, sesuai dengan kalender akademik ITB. Ini memberi Anda cukup waktu untuk merencanakan pembayaran selanjutnya.

4. Jadwal Cicilan Ketiga

  • Untuk skema cicilan tiga kali, pembayaran terakhir harus dilakukan pada minggu terakhir perkuliahan semester berjalan, mengikuti kalender akademik. Dengan ini, Anda dapat menyelesaikan pembayaran UKT secara bertahap.

5. Kit Daftar Ulang

  • Untuk informasi lebih lanjut dan akses ke Kit Daftar Ulang, Anda dapat mendownload di sini.

Dengan opsi pembayaran UKT melalui skema cicilan ini, ITB memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa baru dalam mengelola biaya kuliah ITB. Jadi, Anda dapat fokus pada pendidikan Kalian tanpa harus khawatir tentang pembayaran UKT yang besar dalam satu kali pukulan.

Sampai sini saja informasi yang Mimin tulis tentang biaya kuliah ITB. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Kalian yang sedang berjuang unutk masuk ITB. Semangat terus Sobat!!!

Biaya kuliah ITB yang Mimin tulis terakhir diupdate tanggal 8 November 2023. Jika ada data yang terbaru, tolong Kalian beri tahu Mimin melalui kolom komentar di bawah ini ya.

Tinggalkan komentar