10 Jurusan ITB Sepi Peminat dan Daya Tampung Terbanyak

Jurusan ITB Sepi Peminat | Kali ini Mimin remajakampus.com bakal bawain info menarik nih buat kalian yang lagi bingung cari jurusan di perguruan tinggi. Judulnya “Jurusan ITB Sepi Peminat dan Daya Tampung Terbanyak”. Pasti banyak di antara kalian yang penasaran, kan?

Gak selamanya jurusan populer di perguruan tinggi adalah yang terbaik, dan hal ini berlaku juga di ITB. Meskipun banyak yang berharap masuk jurusan tertentu, ada Beberapa jurusan di ITB yang ternyata sepi peminat. Nah, apa saja sih jurusan-jurusan itu?

Dalam artikel ini, Mimin bakal ngebahas alasan mengapa jurusan-jurusan tersebut sepi peminat. Ada yang karena ketatnya persaingan, kurikulum yang berat, atau mungkin memang belum banyak yang tahu potensi karir di jurusan-jurusan tersebut. Jadi, Kalian bisa mengevaluasi pilihan jurusan kalian dengan lebih bijak.

Selain itu, kita juga akan membahas jurusan yang memiliki daya tampung terbanyak. Mungkin ada beberapa jurusan yang meskipun banyak diminati, tetapi masih memiliki daya tampung besar. Jadi, Kalian yang ingin bergabung di salah satu jurusan ITB, bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai peluang masuk ke jurusan tersebut.

Sudah penasaran kan? Yuk, kita mulai bahas satu per satu!

Jurusan ITB Sepi Peminat

Tahun lalu Mimin sudah cari-cari info dari berbagai sumber terpercaya mengenai Jurusan ITB (Institut Telnologi Bandung). Nah, dibawah ini sudah mimin rangkum semuanya. Simak dengan baik ya!

1. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Bicara tentang jurusan sepi peminat di ITB, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) menjadi salah satu contoh yang menarik. Dengan daya tampung sebanyak 166 kursi, jurusan ini hanya mampu menampung sebagian kecil dari jumlah peminat yang mencapai 444 orang.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada ilmu dan teknologi kebumian, ini bisa menjadi kabar kurang menggembirakan. Namun, hal ini mungkin disebabkan oleh persaingan yang ketat atau kurangnya pemahaman akan potensi karir yang menarik dalam bidang ini. Untuk informasi lebih lanjut, Kalian bisa mengunjungi situs resmi ITB di itb.ac.id.

2. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) di ITB adalah salah satu contoh jurusan yang saat ini tergolong sepi peminat. Meskipun memiliki daya tampung sebanyak 146 mahasiswa, hanya sekitar 1.019 calon mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti program studi ini.

3. Fakultas Teknik Sipil & Lingkungan (FTSL)

Fakultas Teknik Sipil & Lingkungan (FTSL) yang berlokasi di Kampus Ganes. Meskipun memiliki daya tampung sebanyak 140 kursi, sayangnya, jumlah peminatnya hanya mencapai 788 orang. Ini menunjukkan bahwa FTSL termasuk dalam kategori jurusan yang belum begitu diminati di ITB.

4. Sekolah Farmasi (SF)

Jurusan yang ternyata masuk dalam kategori sepi peminat di ITB adalah Sekolah Farmasi (SF). Dengan daya tampung sebanyak 67, ternyata hanya ada sekitar 595 peminat yang berminat untuk mengambil jurusan ini.

5. Jurusan Ilmu & Teknologi Hayati – Program Sains

Di Jurusan Ilmu & Teknologi Hayati – Program Sains ITB, terdapat sebuah fenomena yang cukup menarik. Meskipun memiliki daya tampung sebanyak 67, ternyata jumlah peminatnya hanya mencapai angka 288. Hal ini menunjukkan bahwa jurusan ini termasuk dalam kategori yang sepi peminat.

6. Fakultas Teknologi Industri (FTI) di Kampus Ganesa

Di Fakultas Teknologi Industri (FTI) di Kampus Ganesa, ternyata ada satu jurusan yang memiliki daya tampung sebanyak 145 orang, tapi jumlah peminatnya hanya mencapai 1.057 orang. Artinya, peluang masuk jurusan ini masih cukup terbuka lebar, meskipun sebagian besar calon mahasiswa ITB lebih memilih jurusan-jurusan lain yang lebih populer.

7. Fakultas Teknik Mesin & Dirgantara (FTMD)

Di Fakultas Teknik Mesin & Dirgantara (FTMD) ITB, nampaknya ada sebuah jurusan yang cukup sepi peminat. Dari data yang kami peroleh, jurusan ini memiliki daya tampung sebanyak 123 orang, sementara jumlah peminatnya hanya mencapai 754 orang. Ini menunjukkan bahwa persaingan untuk masuk ke jurusan ini cukup ringan.

8. Sekolah Ilmu & Teknologi Hayati dengan program Rekayasa

Jurusan ITB sepi peminat berikutnya adalah Sekolah Ilmu & Teknologi Hayati dengan program Rekayasa. Meskipun memiliki daya tampung sebanyak 148, sayangnya, jumlah peminatnya hanya sebanyak 327. Ini bisa menggambarkan bahwa jurusan ini memiliki peminat yang relatif sedikit dibandingkan dengan kapasitas yang disediakan.

9. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

Di lingkungan kampus Jatinangor, terdapat Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) yang menarik perhatian kita dalam konteks jurusan sepi peminat di ITB. Jurusan ini memiliki daya tampung sebanyak 60 mahasiswa, namun ternyata hanya menarik perhatian sekitar 158 calon mahasiswa.

10. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian di Kampus Cirebon

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian di Kampus Cirebon juga termasuk jurusan ITB sepi peminat. Dengan daya tampung hanya sebanyak 30 orang, namun jumlah peminat mencapai 66 orang. Dari hal ini dapat dilihat kalai perbandingan peminat dan daya tampung hanya 1:2. Jumlah tersebut terbilang cukup kecil kalau melihat ITB adalah salah astu kampus favorit di Indonesia.

Jurusan ITB dengan Daya Tampung Terbanyak

Jurusan ITB dengan Daya Tampung Terbanyak
Jurusan ITB dengan Daya Tampung Terbanyak

Selain memilih jurusan ITB yang sepi peminat. Untuk Kalian yang ingin kuliah di ITB tapi masih bingung jurusan, Mimin akan sajikan jurusan ITB dengan daya tampung terbanyak yang bisa Kalian pertimbangkan.

1. Fak. Ilmu Dan Teknologi Kebumian (Fitb)

Di ITB, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) menonjol dengan daya tampung yang cukup besar, yakni 166. Jurusan di FITB menawarkan beragam program studi yang menarik dan diminati oleh calon mahasiswa. Dengan daya tampung yang mencapai angka tersebut, FITB memberikan peluang yang luas bagi para calon mahasiswa untuk mengejar impian mereka di bidang ilmu dan teknologi kebumian.

Bagi yang tertarik dengan geologi, meteorologi, atau disiplin ilmu sekitar bumi lainnya, FITB bisa menjadi pilihan yang menarik untuk mengejar pengetahuan dan karir di bidang ini di lingkungan yang mendukung.

2. Fak. Teknik Pertamb. & Perminyakan (Fttm)

Selanjutnya Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) memang terkenal memiliki daya tampung yang cukup besar. Dengan kapasitas mencapai 146 mahasiswa, jurusan ini menawarkan peluang yang cukup luas bagi calon mahasiswa yang berminat untuk bergelut dalam industri pertambangan dan perminyakan.

3. Fakultas Teknik Sipil & Lingkungan (Ftsl) – Kampus Ganesa

Di ITB, salah satu fakultas yang memiliki daya tampung terbanyak adalah Fakultas Teknik Sipil & Lingkungan (FTSL), yang berlokasi di Kampus Ganesa. Jurusan ini memiliki kapasitas yang cukup besar, dengan daya tampung mencapai 140 mahasiswa.

4. Fakultas Teknologi Industri (Fti) – Kampus Ganesa

Di ITB, Fakultas Teknologi Industri (FTI) di Kampus Ganesa memang salah satu jurusan dengan daya tampung terbanyak. Dikenal sebagai salah satu fakultas bergengsi, FTI memiliki daya tampung yang cukup besar, mencapai 156 mahasiswa.

5. Sekolah Ilmu & Tekno Hayati – Prog Rekayasa

jurusan ITB daya tampung terbanyak berikutnya adalah Sekolah Ilmu & Tekno Hayati dengan Program Studi Rekayasa. Jurusan ini memungkinkan hingga 151 mahasiswa untuk diterima setiap tahunnya.

6. Fmipa-Ilmu Pengetahuan Alam

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menawarkan salah satu jurusan dengan daya tampung yang bisa di bilang banyak. Dengan kuota mencapai 167 mahasiswa, jurusan ini menarik perhatian banyak calon mahasiswa yang berminat dalam bidang ilmu pengetahuan alam.

7. Fakultas Senirupa Dan Desain (Fsrd)

Salah satu yang patut dicatat adalah Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD). Jurusan ini menawarkan pelajaran yang kreatif dan inovatif, serta menjadi daya tarik bagi banyak calon mahasiswa. Daya tampung jurusan ITB ini adalah yang terbanyak yaitu 171 kuota.

Penyeban Jurusan di ITB Sepi Peminat

Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab jurusan ITB sepi peminat. Beberapa di atntara faktor tersebut adalah sebagai berikut:

1. Persaingan yang Ketat

Beberapa jurusan di ITB mungkin memiliki persaingan yang sangat tinggi. Calon mahasiswa harus bersaing dengan ribuan pesaing untuk mendapatkan satu tempat di jurusan tersebut. Hal ini mungkin membuat beberapa orang enggan memilih jurusan tersebut karena merasa peluang mereka kecil.

2. Kurikulum yang Berat

Beberapa jurusan ITB mungkin dikenal dengan kurikulum yang sangat berat. Mahasiswa di sana harus siap untuk belajar dengan intensitas tinggi dan beban kuliah yang berat. Tidak semua orang merasa siap atau nyaman dengan tuntutan akademik seperti itu.

3. Kurangnya Informasi

Ada juga kemungkinan bahwa sebagian jurusan di ITB sepi peminat karena kurangnya informasi. Calon mahasiswa mungkin tidak tahu banyak tentang potensi karir di bidang tersebut atau tidak tahu bahwa jurusan tersebut ada di ITB.

4. Tren dan Minat Pribadi

Minat dan tren juga memainkan peran penting dalam pilihan jurusan. Beberapa jurusan ITB mungkin tidak sesuai dengan tren saat itu, atau mungkin kurang populer karena minat pribadi yang bervariasi di kalangan calon mahasiswa.

5. Ketersediaan Lapangan Kerja

Beberapa jurusan ITB mungkin dianggap memiliki keterbatasan peluang karir atau lapangan kerja yang sempit, yang membuat calon mahasiswa memilih jurusan lain yang dianggap lebih menjanjikan dalam hal pekerjaan.

Semua faktor di atas bisa menjadi penyebab jurusan ITB sepi peminat, dan penting bagi calon mahasiswa untuk melakukan penelitian yang matang sebelum memutuskan jurusan yang tepat bagi mereka.

Jalur Pendaftaran di ITB

Untuk masuk ke ITB ada beberapa jalur yang bisa kamu pilih. Setiap jalur memiliki persaingan yang berbeda. Persaingannya dapat Kalian lihat di artikel Passing Grade ITB dan Nilai UTBK.

Berikut ini Mimin telah rangkum jalur pendaftaran di Institut Teknologi Bandung.

1. Pendaftaran Jalur SNBT

Kepada teman-teman yang belum berhasil masuk ITB melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), jangan khawatir! Masih ada harapan lewat jalur masuk SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). SNBT diselenggarakan setelah pengumuman peserta yang lulus SNBP dirilis secara nasional.

Jadi, jika kamu merasa belum beruntung lewat SNBP, SNBT adalah kesempatan kedua yang bisa kamu manfaatkan. Informasi lengkap seputar SNBT-UTBK untuk bisa masuk ke ITB bisa kamu temukan langsung di halaman situs resmi ITB.

Cek dan simak informasi terbaru pada alamat admission.itb.ac.id/home/sarjana/sbmptn. Pastikan untuk memantau situs tersebut karena berisi informasi penting terkait proses pendaftaran dan persyaratan yang perlu dipenuhi. Semoga lewat jalur SNBT, kamu bisa mewujudkan impian masuk ITB!

2. Pendaftaran Jalur SNBP

Pendaftaran jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) adalah salah satu tahap penting dalam perjalanan menuju perguruan tinggi favorit. Dalam proses pendaftaran ini, calon mahasiswa harus mengikuti panduan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) atau instansi terkait.

Biasanya, tahap pendaftaran ini melibatkan proses online melalui situs resmi yang telah ditentukan. Calon mahasiswa diharuskan mengisi data pribadi, mengunggah berkas-berkas penting seperti ijazah, transkrip nilai, dan dokumen lainnya sesuai persyaratan, serta membayar biaya pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Proses pendaftaran jalur SNBP ini memiliki batas waktu tertentu, oleh karena itu, calon mahasiswa perlu memantau informasi resmi dan deadline yang telah ditetapkan untuk memastikan bahwa proses pendaftaran berjalan lancar dan tepat waktu.

3. Pendaftaran Jalur Mandiri

Tentunya, Pilihan jalur masuk ke ITB yang terakhir dan bisa kamu pertimbangkan adalah Seleksi Mandiri. Jalur ini diselenggarakan setelah rilis pengumuman lolos mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Seleksi Mandiri merupakan alternatif untuk calon mahasiswa yang tidak berhasil melalui SNBT, namun masih memiliki kesempatan untuk meraih mimpi kuliah di ITB.

Proses pendaftaran jalur Mandiri ini umumnya melibatkan beberapa tahap seleksi tambahan. Calon mahasiswa diwajibkan mengikuti ujian tertulis dan/atau wawancara. Ujian tersebut bertujuan untuk menilai kemampuan akademik dan potensi calon mahasiswa. Beberapa jurusan mungkin memiliki persyaratan yang berbeda, seperti portofolio atau ujian keterampilan khusus.

Namun untuk Mahasiswa yang masuk ITB lewat jalur mandiri akan sedikit lebih mahal dalam biaya kuliah ITB atau biasa di sebut UKT.

Cukup sampai di sini infirmasi tentang jurusan ITB sepi peminat dan Jurusan ITB dengan daya tampung terbanyak. Mimin juga berikan tambahan tentang jalur masuk ke ITB.

Semoga informasi yang Mimin berikan bermanfaat untuk Kalian dalam meraih impian melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung. Semoga Suksesssss!

Tinggalkan komentar